Bedah Rumah-nya Channel 9 Australia – Kisah Penderita Tourette, Bianca Saez Part 2

Kalau posting yang sebelumnya cerita tentang preambule kenapa saya tergerak banget nonton program yang tayang malam ini di Channel 9, sekarang baru saya cerita mengenai program ‘Bedah Rumah’-nya Australia ini, judulnya Domestic Blitz.

 

Saya sebenernya ga ngerti kalo ini acara-acara semacam BR-nya RCTI itu. Hanya karena Bianca saya nonton (please baca posting sebelum ini kalo ga ngeh siapa Bianca yang saya maksud). Ternyata eh ternyata Tim Domestic Blitz (DB) yang berjumlah 5 orang (terdiri dari 2 host dan 3 orang penggembira yang sepertinya host dari acara-acara Channel 9 lainnya, mis: Getaway) ini naik trailer besar, terus ngomongin Bianca dan dengan excitednya ngomong bahwa mereka senang banget bakal bantu Bianca dan keluarganya menikmati rumah yang cantik dan nyaman. Di trailer nan mewah itu mereka nonton video (yang di layar kaca pemirsa jadi full screen dan flashback) kondisi Bianca sebelum operasi. Stockshots yang diambil dari program 60 minutes yyang ditanyangkan sekitar 2 bulan yang lalu.

 

Fokus lokasi berubah-ubah dari trailer ke halaman rumah Bianca. Di sana ada Bianca yang cantik dan riang (rambutnya sudah tidak plontos lagi) lengkap bersama semua anggota keluarganya, ditemani Tara Browns, reporter 60 Minutes. Jadi ceritanya Bianca and family diberi kejutan, mereka tidak tau tim DB dan trailer mereka akan datang. Ketika Bianca hendak menjawab pertanyaan Tara, dia menjerit demi melihat trailer putih yang berhenti di depan rumahnya (sepertinya sih program ini tersohor sampe-sampe trailernya aja langsung dikenal gitu). Orang-orang yang keluar dari trailer menyalami Bianca, dan Bianca memeluk dan mencium mereka satu-persatu.

 

Orang tua Bianca yang terperangah juga sempat terharu. Si host DB minta ijin sama Tara untuk menguasai pembicaraan. Mereka memaparkan bahwa mereka menerima banyak sekali komentar pemirsa Australia, khususnya dari daerah Sunshine Coast melalui telepon ataupun email dan pos. Isinya sama, meminta DB untuk menjadi ujung tombak penggalangan dana yang akan mereka sumbangkan dalam membantu kondisi Bianca secara finansial, dan residensial tentunya. Dan itulah yang menjadi dasar dari kunjungan mereka, merobohkan rumah lama Bianca, dan membangun yang baru sesuai dengan keinginan si empunya rumah.

 

Tim DB menginspeksi rumah sambil merekam harapan-harapan keluarga Bianca, yang tidak sanggup merenovasi rumah yang bolong-bolong dan bahkan tak berdinding itu. Mereka punya mimpi memiliki rumah yang normal. Tapi ketika ditanya secara spesifik type rumah apa yang mereka inginkan-karena semuanya bisa dijadikan nyata-, maka mamanya Bianca menjawab secara garis besar pengen punya rumah tropikal a la Bali.

 

Dan itulah yang mereka bangun. Sambil ‘menyuruh’ Keluarga Saez menginap selama 3 minggu di suatu hotel mewah, tim DB merancang konsep, merobohkan rumah, membangun dari awal, mengelas, menyemen, mengecat, mendekor, dan lain sebagainya. Pemenang medali emas dari cabang renang sampai datang untuk basa-basi mengangkat papan keperluan pembangunan kolam renang. Datang juga seorang surfer kenamaan yang menyumbang papan surfer, sepatu, dan kaos untuk dekor kamar adiknya Bianca. Catatan nih, semua pembangunan dimanfaatkan untuk built in commercial, ada pamflet yang ditempel di tiap jendela, dan ad lib host yang ngasi tau betapa oke bahan ini atau anu karena disediakan oleh perusahaan ina-inu.

 

Sementara itu, si keluarga berbahagia dimanjakan dengan semua fasilitas hotel, bintang olah raga kenamaan yang menyambut mereka, serta program Getaway mengajak para cowok memancing, host dari program yang sama mengajak Bianca dan mamanya belanja dan merawat diri ke salon.

Sampailah hari ke-21. Malam-malam para tetangga berkumpul di depan rumah Bianca hendak menyaksikan reaksi monumental Bianca dan keluarga yang sebentar lagi akan datang dengan limousin putih mereka. Dan mereka datang. Mereka terharu dan sangat bahagia ketika melihat rumah yang tersulap menjadi amat sangat mengagumkan. Ada swing shot juga, satu jimmyjib memang secara reguler melayani kebutuhan gambar program ini. (duuuh… ni program mana yang niru program mana niih)

 

Ketika host cowok DB berjalan dengan papanya Bianca di lorong rumah baru, ia berhenti di satu pigura yang memajang foto berukuran sekitar 15R. Dia memperkenalkan gambar dari semua orang yang ikut campur dalam pembuatan rumah John Saez ini tercetak pada foto yang tergantung di dinding foyer itu. Blake langsung bertanya intentively “Can I get their names and contact number?” dan terlihat lega ketika sang host mengiyakannya. What a relationship guy yang tau cara menghargai orang dan berterima kasih! I thank God for this attitude. .huhuu..

 

Ruangan demi ruangan, flashback dan present time, dan semua haru biru, serta histeris ketika melihat jembatan cantik yang terbangun di atas kolam renang, menghubungkan rumah bagian belakang dengan pondokan ala Bali di dekat gerbang belakang. Wuah, memang saya akui cuiaamiiiiik banget hasilnya, ga sembarangan dan dari biaya yang disebutkan sebelum-sebelumya, huiii.. memang rumah yang dibuat supaya tahan lama sampai 100 tahun lebih ke depan kali.. Atapnya aja dibuat dari apaan tuh yang menyerap tenaga matahari jadi tenaga listrik, harapannya supaya John dan keluarga gausah mengeluarkan biaya listrik sampai kapanpun! Oya, jangan sampai saya lupa menyebutkan apa salah satu lagu backsound AFTER-nya program ini: ACCIDENTLY IN LOVE-nya COUNTING CROWS!!!

the shock

the shock

Applausing for all the donators

Applausing for all the donators

Di ending, mereka menyanyi bersama dengan seorang artis yang sepertinya kondang, hehee.. maklum saya ga ngeh artis Australi..

 

Dan yap! That’s it folks.. Hope that cerita saya ga bikin boring but now you know ada yang ngejiplak Bedah Rumah-nya RCTI :p tapi si penjiplak bule ini bikin rumah lebih poke, selama 3 minggu mereka konsen bikin dengan bahan-nahan berkualitas dan memakai bahan dari perusahaan berstandar tinggi.. Dan bantuannya ga superficial..

Si Ekspresif Bianca memeluk pak penyanyi

Si Ekspresif Bianca memeluk pak penyanyi

 

Well anyway..Beautiful  Bianca Saez, congratulations for your health!! So happy for you!!! God bless your future😀

5 thoughts on “Bedah Rumah-nya Channel 9 Australia – Kisah Penderita Tourette, Bianca Saez Part 2

  1. gabisa masukin shoutnbox mas.. apa karna wordpress ato karna aku kurang paham.. hehehee.. bagi2 ilmu dunk kalo tau masss..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s