Saya belum meriset bagaimana pengalaman teman-teman yang menyelesaikan penyewaan rumahnya selama tinggal di Brisbane. Tapi hari ini saya diingatkan tentang suatu hal. Kedisiplinan landlord.
Hari ini housemate saya, Elle (agak disamarkan namanya), akan berangkat ke China untuk berlibur selama sebulan. Pesawatnya take off jam 12.30PM nanti. Dia berencana untuk berangkat ke bandara jam 6 sore dari rumah. Itu rencana yang dia bilang kemarin.
Repotnya, sekembalinya dia dari China, dia akan berkuliah di kampus (Griffith Uni juga) Gold Coast, yang nota bene 2.5 jam perjalanan by bus. Dia udah survey tempat dari beberapa minggu lalu dan sudah menjadi penghuni rumah yang baru semenjak kemarin (kalau ga salah).
Tapi barang-barangnya masih banyak banget yang harus diangkut ke Gold Coast (dari Coopers Plains – Brisbane South, tempat kami tinggal). Jadi tadi pagi dia pergi lah ke GC dengan mobil sedannya. Dia balik ke Coopers Plains by train. Mobil udah rapi jali diparkir di rumah barunya sana, menurut Elle.
Seperti perjanjian mereka, landlord saya menemui Elle di rumah kami jam 1 PM tadi. Berhubung bukan budayanya orang sini untuk ikut terlibat dalam pembicaraan yang jelas-jelas terdengar (karena posisi mereka di tengah rumah), saya bolak-balik aja sambil pura-pura ga denger ada intonasi yang cukup intens di antara mereka.
Landlord saya, seperti diceritakan Elle sesudahnya, mendenda Elle sebesar $65 karena tidak mencuci bed sheet. Lalu bu landlord juga mengecek setiap sudut rumah, seperti lemari makanan, kulkas, freezer, kamar mandi, toilet, dsb. Sebenarnya Elle sudah membersihkan semua itu, tapi sepertinya itu belum cukup buat bu landlord, saya sempat lihat Elle bolak-balik buang kantong plastik dua kali ke tempat sampah di pekarangan rumah.
Lalu ‘terjebak’ lah saya dalam pembicaraan mereka. ‘Mel, are you going to be home the whole afternoon?’ kata si ibu. Saya jawab bahwa saya akan pergi jam 4PM. lalu kami membentuk segitiga sama sisi di depan kamar saya yang kebetulan persis di dekat pintu utama rumah. ‘And what time will your friend pick you up to the airport, Elle?’, ‘Yeah, around 5. Are you going at 4?’ Elle melanjutkan bertanya ke saya. ‘Yes’.
Kenapa dia nanya saya? Ternyata si ibu maunya Elle udah ga ada di rumah ini setelah jam 2 PM. Kenapa? Karena itu perjanjian mereka. Bu landlord datang jam 1 untuk inspeksi, ngurus berkas2-nya Elle, dan ngambil kunci kamar dan gerbang dari tangan Elle. ‘See.. You are making us to have to adjust to YOUR schedule. You suppose to arrange it way before today that your friend can pick you up at 2′, seloroh bu landlord. ‘I actually arranged it, but my plane is not until midnight, that’s why I asked my friend to pick me up at 6. It’s too early to come before that’, jawab Elle. ‘But you are an adult. You could have just waited, I don’t know.. You’re an adult’. Duh.. kuping saya ga enak banget dengernya. Kasihan Elle juga, dari sisi dia, keadaannya benar-benar ga memungkinkan..
Jadi perundingan diakhiri dengan memperbolehkan Elle menunggu temannya sampai jam 5, dan bu landlord ga akan ada di tempat saat Elle pergi (atau Elle akan tetap ada saat bu landlord meninggalkan rumah – kayanya si ibu ga rela akan situasi ini). Nota bene, kamar Elle yang sudah bersih dan kosong dikunci dan membuat teritori Elle hanya berkisar di living room, bersanding dengan 2 koper besarnya.
Pulanglah si ibu ke rumahnya. Terus saya ngobrol sama Elle. Walah.. Ternyata Elle berkali-kali lipat pusingnya dibanding yang saya kira. Dia serasa berada di tempat yang udah jadi hak dia, tapi malahan ‘terpenjara’ di living room. Kenapa? Karena ternyata dia harus tetap membayar uang kost selama 3 minggu ke depan, berhubung kontraknya akan habis di awal Juli. Tidak bisa tidak. Uang tiga minggu bayaran itu akan dipotong dari uang jaminan yang prosedurnya memang harus dibayarkan di awal kontrak (sebesar 1 bulan uang kost). Jadi, sudah membayar beratus-ratus dolar ekstra, kunci kamar tetap jadi hak milik bu landlord mulai dari jam 2 siang hari ini. Ckckckcckkk.. Belum lagi $65 dollar karena belum mencuci bed sheet!!
Saya harus atur strategi dari sekarang nih supaya meninggalkan kost tanpa denda macam-macam.. Disiplinnya bu kos bikin ngerii!
Recent Comments